Harmoni Akulturasi Tradisi Keagamaan Sunni-Syi’i

Penulis
Moh. Rosyid dan Lina Kushidayati
Editor
-
Tahun Terbit
2024
Isbn
978-623-484-158-9
Edisi
1
Halaman
310 Halaman
Ukuran
14.5 x 20.5 cm
Bahan
HVS 80 Gram
Harga
55.000
Synopsis
Terbitnya buku ini untuk makin mendewasakan kita bahwa perbedaan bukan berarti penyebab konflik. Syiah-Sunni selalu menjadi bahan diskusi, hanya saja hasil penelitian ini untuk dijadikan bahan renungan bahwa warga di Desa Guyangan, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mampu mendewasakan diri di tengah kehidupannya sesama muslim di desa yang ragam sekte atau aliran sejak tahun 1980-an hingga kini. Kedewasaan itu diukur dengan harmoninya mereka dalam kehidupan bersama sehingga nirkonflik. Hanya saja, dinamika kehidupan di era di mana orang mudah mengakses sumber informasi yang ragam bila tidak mampu membedakan mana hoax dan mana yang fair akan menimbulkan persoalan dalam kehidupan bersama dan bersesama. Sikap warga Syiah yang tidak eksklusif satu sisi ikut andil besar mewujudkan harmoni. Adanya kesamaan tradisi karena proses akulturasi yang lama menjadi keniscayaan untuk tidak diklaim sepihak. Dengan demikian, bila ada kecurigaan perihal penghormatan pada ahlul bait yang dianggap berlebihan dan menafikan jasa sahabat Nabi yang juga Khulafa ar-Rasyidin (Abu Bakar, Umar, dan Utsman) perlunya memahami faktor penyebab utamanya yakni menafsiri ajaran Islam yang dengan cara yang berbeda sehingga hasilnya pun berbeda. Buku ini bagian dari upaya mendedahkannya di tengah ragam keterbatasan kami. Semoga bermanfaat dan Selamat Membaca !!!